Langsung ke konten utama

Jelajahi Surga Kuliner Bandung dengan Rekomendasi dari Humas Bandung!

 

Makanan Tradisional (sumber Google)


Bandung tak hanya terkenal dengan wisata alamnya yang indah, tetapi juga surga kuliner yang menggoda selera. Beragam hidangan khas Sunda yang lezat dan memanjakan lidah siap menyambut para pecinta kuliner.


Bandung, 22 Juni 2024 - Bagi kamu yang ingin menjelajahi kuliner Bandung, berikut beberapa rekomendasi kuliner di sekitar Pendopo Kota Bandung dari akun Instagram @humas_bandung:

1. Warung Nasi Ibu Imas

Bagi pecinta nasi liwet, Warung Nasi Ibu Imas adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan! Terletak di Jl. Balonggede No. 67, 38, 48, & 93, warung ini menyajikan nasi liwet pulen yang lezat dengan beragam lauk pauk khas Sunda seperti ayam goreng, ikan asin, sambal, dan lalapan. Rasa gurih dan pedasnya dijamin akan membuat kamu ketagihan. Warung ini buka dari pukul 07.00 hingga 00.00 WIB, dan hanya berjarak 550 meter atau sekitar 7 menit berjalan kaki dari pendopo. Nikmati sensasi kuliner yang menggugah selera di Warung Nasi Ibu Imas!

2. Baso Linggarjati

Bagi pecinta bakso, Baso Linggarjati adalah legenda kuliner yang wajib disambangi di Bandung. Berlokasi di Jl. Balonggede No.1, tempat ini terkenal dengan baksonya yang lezat, terbuat dari daging sapi segar dengan kuah kaldu yang gurih dan nikmat. Jangan lupa untuk mencoba pangsit gorengnya yang renyah serta siomay yang mantap. Baso Linggarjati buka dari pukul 08.00 hingga 19.00 WIB, dan hanya berjarak 100 meter atau sekitar 1 menit berjalan kaki dari pendopo. Nikmati kelezatan legendaris yang tak tertandingi di Baso Linggarjati!

3. Warung Nasi Ayam SPG

Warung Nasi Ayam SPG menawarkan berbagai menu unggulan yang siap memanjakan lidah pengunjung, seperti ayam goreng serundeng yang gurih dan renyah, ayam bakar yang lezat, ayam kecap manis yang kaya rasa, serta sambal cabai hijau yang pedas menggigit. Selain itu, Warung Nasi SPG juga menyediakan nasi rames yang tak kalah nikmat. Namun, ayam goreng serundeng tetap menjadi favorit masyarakat. Terletak di Jl. Balonggede No.55, warung ini buka dari pukul 09.00 hingga 20.00 WIB, dan hanya berjarak 450 meter atau sekitar 6 menit berjalan kaki dari pendopo.

4. Kawasan Kuliner Basement Alun-alun

Kawasan Kuliner Basement Alun-alun Bandung adalah surga kuliner yang terletak hanya 50 meter dari pendopo, tepat di seberang jalan. Di sini, pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan makanan yang lezat dan beragam, mulai dari hidangan tradisional hingga modern, dengan harga yang terjangkau. Lokasinya yang strategis menjadikan kawasan ini destinasi favorit bagi warga lokal maupun wisatawan yang ingin menikmati cita rasa khas Bandung.

5. Pujasera PKL Kings

Pujasera PKL Kings terletak di Basement Kings Shopping Center, hanya 170 meter atau sekitar 2 menit berjalan kaki dari pendopo. Tempat ini menawarkan beragam pilihan kuliner mulai dari makanan tradisional hingga internasional dengan suasana yang nyaman dan harga yang terjangkau. Merupakan pilihan ideal bagi para pengunjung yang ingin menikmati variasi kuliner dalam satu tempat di pusat kota Bandung.

 

Tips:

·     Follow akun Instagram @humas_bandung untuk mendapatkan rekomendasi kuliner  

     Bandung lainnya.

·     Gunakan aplikasi ojek online untuk memesan makanan dari tempat-tempat tersebut.

·     Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan protokol kesehatan saat berwisata

     kuliner.

Selamat berburu kuliner di Bandung!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MUMUSO Braga Bandung: Destinasi Belanja Terbaru dengan Konsep Unik dan Produk Berkualitas

  Kondisi MUMUSO Braga (Sumber Pribadi) Bandung, 14 Juni 2024 – Kota Bandung kembali menambah daya tariknya dengan hadirnya MUMUSO, gerai retail internasional yang dikenal dengan konsep unik dan produk berkualitas. Bertempat di Braga City Walk, MUMUSO menawarkan pengalaman belanja yang menyenangkan dengan beragam produk mulai dari peralatan rumah tangga, kecantikan, hingga aksesoris yang modern, dan stylish MUMUSO, yang berasal dari Korea Selatan, telah membuka gerai barunya di jantung Kota Bandung, tepatnya di Braga City Walk. Dengan desain toko yang menarik dan suasana yang nyaman, MUMUSO Braga Bandung diharapkan menjadi destinasi belanja favorit bagi masyarakat Bandung dan wisatawan yang berkunjung. Gerai ini menawarkan berbagai macam produk berkualitas dengan harga yang terjangkau. Produk-produk yang dijual di MUMUSO mencakup peralatan rumah tangga, produk kecantikan, alat tulis, mainan, aksesoris, dan barang-barang elektronik kecil. Salah satu daya tarik utama dari MUMUSO a...

Serunya Berburu Tiramisusu Viral di Jalan Braga, Bandung Jawa Barat

  Bandung, 30 Maret 2024 – Tiada lain tiada bukan, siapa yang tidak mengenal oleh-oleh terkenal dari kota Kembang ini? Yap, Tiramisusu yang berada di salah satu jalan Braga, Bandung. Belakangan ini, keberadaan kuliner kekinian berbahan dasar coklat, tiramisu, dan susu tersebut tengah menjadi buah bibir di kalangan pecinta kuliner manis, Antrian panjang tak terelakkan setiap harinya, menjadi bukti akan popularitas Tiramisusu Braga yang kian melejit. Rahasia di balik keviralannya terletak pada perpaduan rasa yang unik dan tampilannya yang menarik. Perpaduan rasa coklat, tiramisu, dan susu menghasilkan sebuah sensasi rasa manis dan gurih yang memanjakan lidah. Ditambah dengan topping kekinian seperti oreo dan remahan coklat, Tiramisusu Braga menjadi hidangan penutup yang sempurna. Perbesar Foto:Snow Mountain (dok. Fanessa) Kepopuleran Tiramisusu Braga tak hanya menjadikannya sebagai jajanan kekinian favorit, tetapi juga destinasi kuliner baru di Kota Bandung. Kedai ini terletak di Jal...

Menelusuri Jejak Sejarah di Titik Nol Kilometer Stasiun Bandung: Warisan Kolonial yang Masih Berdiri Kokoh

  Bandung, 2 Mei 2024 – Di tengah hiruk pikuk Kota Kembang, berdiri megah Stasiun Bandung, saksi bisu perjalanan sejarah panjang kota ini. Di balik arsitekturnya yang menawan, terdapat kisah menarik tentang titik nol kilometer yang menjadi simbol awal penjelajahan di Jawa Barat. Dibangun pada tahun 1883, Stasiun Bandung awalnya dikenal sebagai Stasiun Andir. Dibangun atas prakarsa Andries Adrien De Clerq, seorang pengusaha Belanda, stasiun ini menjadi gerbang utama menuju Priangan Timur dan Jawa Barat. Seiring perkembangan zaman, nama stasiun ini diubah menjadi Stasiun Bandung pada tahun 1910. Di depan Stasiun Bandung, terdapat sebuah monumen kecil dengan tulisan "0 KM". Monumen ini menandakan titik nol kilometer jalur kereta api di Jawa Barat. Dari titik ini, terbentang rel kereta api yang menghubungkan berbagai kota di Jawa Barat, membuka akses perdagangan dan mempermudah mobilitas penduduk. Stasiun Bandung bukan hanya stasiun biasa. Di sini, terjalin kisah-kisah sejarah, ...