Langsung ke konten utama

Braga Street Lautan Manusia di Akhir Pekan! Bebas Kendaraan, Pengunjung Puas, Warga Sekitar Cuan

Kondisi Braga Street (sumber : Fanessa Innadzaki)

Depok, 16 Mei 2024 - Braga Street, ikon wisata Bandung, kembali ramai dipadati pengunjung di akhir pekan ini. Penerapan Braga Free Vehicle (BFV) sejak 4 Mei 2024 terbukti menjadi daya tarik baru bagi wisatawan. Suasana nostalgia Bandung tempo dulu terasa hidup kembali saat pengunjung dapat bercengkerama dan menikmati arsitektur bersejarah di sepanjang jalan tanpa perlu khawatir dengan kendaraan yang lalu lalang.

Pada tanggal 11 Mei 2024, pemandangan Braga Street bagaikan lautan manusia. Pengunjung dari berbagai daerah tumpah ruah untuk menikmati suasana bebas kendaraan. Jalanan yang biasanya ramai dengan kendaraan kini berubah menjadi ruang publik yang nyaman untuk pejalan kaki. Pengunjung bebas bersantai, berfoto, dan berbelanja di sepanjang jalan tanpa terganggu oleh asap knalpot dan kebisingan kendaraan.

Kebijakan BFV ini tidak hanya menguntungkan wisatawan, tetapi juga membuka peluang baru bagi warga lokal. Banyak warga sekitar yang membuka lapak usaha parkir motor dan mobil di gang-gang menuju Braga Street. Tarif parkirnya pun terbilang murah, mulai dari Rp2.000 hingga Rp 10.000.Hal ini tentunya membantu meningkatkan pendapatan mereka dan menambah semarak suasana di kawasan Braga. Selain lapak usaha parkir kendaraan, di sepanjang jalan Braga juga ada jasa tukang foto bertarif untuk 1 foto Rp10.000 dengan harga yang lumayan mahal namun tidak tertandingkan dengan hasil kualitas foto dan suasananya yang berbeda.

Kebijakan Braga Free Vehicle ini disambut antusias oleh para wisatawan. "Senang sekali bisa jalan-jalan di Braga tanpa harus khawatir kendaraan. Suasananya jadi lebih nyaman dan santai," ujar Fajri, salah satu pengunjung asal Jakarta.

"BFV ini ide yang bagus sekali. Braga jadi lebih hidup dan instagramable. Cocok untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga," kata Risma, pengunjung asal Depok.

Suksesnya BFV di Braga Street ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk menerapkan kebijakan serupa di kawasan wisata lainnya. Dengan begitu, para wisatawan dapat menikmati suasana wisata yang lebih nyaman, aman, dan ramah lingkungan.

Braga Free Vehicle yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Bandung ini terbukti menjadi daya tarik baru bagi wisatawan. Kebijakan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi semua pihak, baik wisatawan, warga sekitar, maupun pelaku usaha di kawasan Braga Street.

by : FNI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MUMUSO Braga Bandung: Destinasi Belanja Terbaru dengan Konsep Unik dan Produk Berkualitas

  Kondisi MUMUSO Braga (Sumber Pribadi) Bandung, 14 Juni 2024 – Kota Bandung kembali menambah daya tariknya dengan hadirnya MUMUSO, gerai retail internasional yang dikenal dengan konsep unik dan produk berkualitas. Bertempat di Braga City Walk, MUMUSO menawarkan pengalaman belanja yang menyenangkan dengan beragam produk mulai dari peralatan rumah tangga, kecantikan, hingga aksesoris yang modern, dan stylish MUMUSO, yang berasal dari Korea Selatan, telah membuka gerai barunya di jantung Kota Bandung, tepatnya di Braga City Walk. Dengan desain toko yang menarik dan suasana yang nyaman, MUMUSO Braga Bandung diharapkan menjadi destinasi belanja favorit bagi masyarakat Bandung dan wisatawan yang berkunjung. Gerai ini menawarkan berbagai macam produk berkualitas dengan harga yang terjangkau. Produk-produk yang dijual di MUMUSO mencakup peralatan rumah tangga, produk kecantikan, alat tulis, mainan, aksesoris, dan barang-barang elektronik kecil. Salah satu daya tarik utama dari MUMUSO a...

Serunya Berburu Tiramisusu Viral di Jalan Braga, Bandung Jawa Barat

  Bandung, 30 Maret 2024 – Tiada lain tiada bukan, siapa yang tidak mengenal oleh-oleh terkenal dari kota Kembang ini? Yap, Tiramisusu yang berada di salah satu jalan Braga, Bandung. Belakangan ini, keberadaan kuliner kekinian berbahan dasar coklat, tiramisu, dan susu tersebut tengah menjadi buah bibir di kalangan pecinta kuliner manis, Antrian panjang tak terelakkan setiap harinya, menjadi bukti akan popularitas Tiramisusu Braga yang kian melejit. Rahasia di balik keviralannya terletak pada perpaduan rasa yang unik dan tampilannya yang menarik. Perpaduan rasa coklat, tiramisu, dan susu menghasilkan sebuah sensasi rasa manis dan gurih yang memanjakan lidah. Ditambah dengan topping kekinian seperti oreo dan remahan coklat, Tiramisusu Braga menjadi hidangan penutup yang sempurna. Perbesar Foto:Snow Mountain (dok. Fanessa) Kepopuleran Tiramisusu Braga tak hanya menjadikannya sebagai jajanan kekinian favorit, tetapi juga destinasi kuliner baru di Kota Bandung. Kedai ini terletak di Jal...

Menelusuri Jejak Sejarah di Titik Nol Kilometer Stasiun Bandung: Warisan Kolonial yang Masih Berdiri Kokoh

  Bandung, 2 Mei 2024 – Di tengah hiruk pikuk Kota Kembang, berdiri megah Stasiun Bandung, saksi bisu perjalanan sejarah panjang kota ini. Di balik arsitekturnya yang menawan, terdapat kisah menarik tentang titik nol kilometer yang menjadi simbol awal penjelajahan di Jawa Barat. Dibangun pada tahun 1883, Stasiun Bandung awalnya dikenal sebagai Stasiun Andir. Dibangun atas prakarsa Andries Adrien De Clerq, seorang pengusaha Belanda, stasiun ini menjadi gerbang utama menuju Priangan Timur dan Jawa Barat. Seiring perkembangan zaman, nama stasiun ini diubah menjadi Stasiun Bandung pada tahun 1910. Di depan Stasiun Bandung, terdapat sebuah monumen kecil dengan tulisan "0 KM". Monumen ini menandakan titik nol kilometer jalur kereta api di Jawa Barat. Dari titik ini, terbentang rel kereta api yang menghubungkan berbagai kota di Jawa Barat, membuka akses perdagangan dan mempermudah mobilitas penduduk. Stasiun Bandung bukan hanya stasiun biasa. Di sini, terjalin kisah-kisah sejarah, ...