Langsung ke konten utama

PEMEGANG TIKET EARLY BIRD DAN PRESALE EKSPECTANIA 2024 DAPAT KEJUTAN MENARIK!

 

Gambar dari IG @ekspectania_

Ada Info Baru Nih Buat yang Udah Beli Early Bird dan Presale 1!

BANDUNG - Para penggemar musik yang beruntung mendapatkan tiket early bird dan presale 1 untuk festival akbar Ekspectania 2024 di Surabaya, Bandung, dan Yogyakarta bisa bersorak. Pihak penyelenggara mengungkapkan akan memberikan sejumlah keistimewaan spesial kepada mereka.

Euforia Ekspectania 2024 memang belum mereda sejak tiket early bird dan presale 1 untuk ketiga kota tujuan, yakni Surabaya, Bandung, dan Yogyakarta terjual habis dalam waktu yang singkat.

Pihak penyelenggara memberikan informasi terbaru pada postingan di Instagram mereka @ekspectania_ yaitu benefit khusus kepada para penggemar yang telah membeli tiket early bird dan presale 1. Mereka merupakan orang-orang paling antusias dan bersemangat dalam menyambut gelaran Ekspectania 2024.

Jadi, apa saja keistimewaan yang akan didapat pemegang tiket early bird dan presale 1? Simak di bawah ini :

1.    Tiket Day 1, Day 2, dan 2 Day Pass Festival B bisa diupragde tanpa biaya tambahan;

2.    Tiket Day 1, Day 2 dan Day 2 Festival A diupgrade menjadi 2 Day Pass Festival;

3.   Tiket 2 Day Pass Festival A dapat double tiket  2 Day Pass Festival dan berlaku kelipatan. Double tiket ini dapat diambil dengan menunjukkan e-ticket 2 Day Pass Festival A dengan menunjukkan identitas yang sesuai dengan pembelian dan jumlah tiket, pada saat penukaran tiket;

4.    Penjualan tiket sekarang hanya tersedia Festival A dengan nama tiket Festival  Day 1, Day 2, dan 2 Day Pass.

Untuk bisa menikmati berbagai keistimewaan tersebut, para pemegang tiket hanya perlu menunjukkan bukti pembelian tiket pada saat memasuki arena festival di ketiga kota yang tahun ini diadakannya lebih meriah. Mulai dari upgrade kategori tiket hingga peluang mendapatkan tiket tambahan secara gratis.

Kini penjualan tiket online di web yang tertera pada link Instagram mereka hanya tiket Festival untuk Day 1 (Rp129.000), Day 2 (Rp129.000), dan 2 Day Pass Presale 1.5 (Rp239.000).

Ekspectania 2024 akan dihelat di Yogyakarta pada 8 – 9 Juni, dilanjutkan di kota Bandung pada 20 – 21 Juli, dan puncaknya di Surabaya pada 31 Agustus – 1 September.

“Hei semuanya Nica disini, dari kemarin udah dijelasin kok, ini hanya benefit untuk yang membeli tiket yaa dan tentunya tahun ini lebih meriah…” balas admin sosial media Ekspectania di Instagram.

Ekspectania 2024 tidak hanya akan dimeriahkan oleh deretan musisi ternama, tetapi juga kehadiran dua maskot menggemaskan yang siap mencuri perhatian pengunjung. Melalui akun Instagram resminya, panitia memperkenalkan Nica dan Nico sebagai maskot festival musik akbar tersebut.

Kehadiran Nica dan Nico semakin memupuk antusiasme para penggemar menjelang diselenggarakannya Ekspectania 2024 pada 20-21 Juli mendatang di Laswi Heritage, Bandung.

Jadi, bagi Anda penggemar musik yang tidak mau melewatkan kemeriahan Ekspectania 2024, segera buru tiket reguler sebelum kehabisan! Ajak teman dan saksikan aksi panggung artis idolamu secara langsung!

                                                                                                                                                        By : FNI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MUMUSO Braga Bandung: Destinasi Belanja Terbaru dengan Konsep Unik dan Produk Berkualitas

  Kondisi MUMUSO Braga (Sumber Pribadi) Bandung, 14 Juni 2024 – Kota Bandung kembali menambah daya tariknya dengan hadirnya MUMUSO, gerai retail internasional yang dikenal dengan konsep unik dan produk berkualitas. Bertempat di Braga City Walk, MUMUSO menawarkan pengalaman belanja yang menyenangkan dengan beragam produk mulai dari peralatan rumah tangga, kecantikan, hingga aksesoris yang modern, dan stylish MUMUSO, yang berasal dari Korea Selatan, telah membuka gerai barunya di jantung Kota Bandung, tepatnya di Braga City Walk. Dengan desain toko yang menarik dan suasana yang nyaman, MUMUSO Braga Bandung diharapkan menjadi destinasi belanja favorit bagi masyarakat Bandung dan wisatawan yang berkunjung. Gerai ini menawarkan berbagai macam produk berkualitas dengan harga yang terjangkau. Produk-produk yang dijual di MUMUSO mencakup peralatan rumah tangga, produk kecantikan, alat tulis, mainan, aksesoris, dan barang-barang elektronik kecil. Salah satu daya tarik utama dari MUMUSO a...

Serunya Berburu Tiramisusu Viral di Jalan Braga, Bandung Jawa Barat

  Bandung, 30 Maret 2024 – Tiada lain tiada bukan, siapa yang tidak mengenal oleh-oleh terkenal dari kota Kembang ini? Yap, Tiramisusu yang berada di salah satu jalan Braga, Bandung. Belakangan ini, keberadaan kuliner kekinian berbahan dasar coklat, tiramisu, dan susu tersebut tengah menjadi buah bibir di kalangan pecinta kuliner manis, Antrian panjang tak terelakkan setiap harinya, menjadi bukti akan popularitas Tiramisusu Braga yang kian melejit. Rahasia di balik keviralannya terletak pada perpaduan rasa yang unik dan tampilannya yang menarik. Perpaduan rasa coklat, tiramisu, dan susu menghasilkan sebuah sensasi rasa manis dan gurih yang memanjakan lidah. Ditambah dengan topping kekinian seperti oreo dan remahan coklat, Tiramisusu Braga menjadi hidangan penutup yang sempurna. Perbesar Foto:Snow Mountain (dok. Fanessa) Kepopuleran Tiramisusu Braga tak hanya menjadikannya sebagai jajanan kekinian favorit, tetapi juga destinasi kuliner baru di Kota Bandung. Kedai ini terletak di Jal...

Menelusuri Jejak Sejarah di Titik Nol Kilometer Stasiun Bandung: Warisan Kolonial yang Masih Berdiri Kokoh

  Bandung, 2 Mei 2024 – Di tengah hiruk pikuk Kota Kembang, berdiri megah Stasiun Bandung, saksi bisu perjalanan sejarah panjang kota ini. Di balik arsitekturnya yang menawan, terdapat kisah menarik tentang titik nol kilometer yang menjadi simbol awal penjelajahan di Jawa Barat. Dibangun pada tahun 1883, Stasiun Bandung awalnya dikenal sebagai Stasiun Andir. Dibangun atas prakarsa Andries Adrien De Clerq, seorang pengusaha Belanda, stasiun ini menjadi gerbang utama menuju Priangan Timur dan Jawa Barat. Seiring perkembangan zaman, nama stasiun ini diubah menjadi Stasiun Bandung pada tahun 1910. Di depan Stasiun Bandung, terdapat sebuah monumen kecil dengan tulisan "0 KM". Monumen ini menandakan titik nol kilometer jalur kereta api di Jawa Barat. Dari titik ini, terbentang rel kereta api yang menghubungkan berbagai kota di Jawa Barat, membuka akses perdagangan dan mempermudah mobilitas penduduk. Stasiun Bandung bukan hanya stasiun biasa. Di sini, terjalin kisah-kisah sejarah, ...