Langsung ke konten utama

Jelajah Pesona Baru Bandung: Sensasi Alam dan Budaya di Little Seoul dan Kampung Dago Pojok

Bandung, 27 Maret 2024 - Kota Kembang tak henti-hentinya menghadirkan pesona baru bagi para wisatawan. Di tahun 2024 ini, dua destinasi wisata unik siap memanjakan para pelancong dengan perpaduan alam dan budaya yang memikat: Little Seoul dan Kampung Dago Pojok.

Menjelajahi Korea di Little Seoul

Gambar dari Google

Bagi para pecinta Korea, Little Seoul hadir sebagai jawaban atas kerinduan mereka akan suasana Negeri Ginseng. Terletak di Jalan Rancabentang, destinasi wisata ini menawarkan nuansa Korea yang kental, mulai dari arsitekturnya yang terinspirasi dari Seoul, dekorasi khas Korea, hingga jajanan dan kuliner Korea yang lezat.

Memasuki Little Seoul, pengunjung akan disambut dengan gerbang tradisional Korea yang megah. Deretan bangunan berwarna-warni dengan papan nama berhuruf Korea menghiasi jalanan, menghadirkan atmosfer Seoul yang autentik. Pengunjung dapat berfoto di berbagai spot instagramable, seperti di depan mural K-Pop, taman tradisional Korea, dan replika rumah tradisional Korea (hanok).

Bagi pecinta kuliner Korea, Little Seoul adalah surga. Berbagai restoran dan kafe menyajikan hidangan Korea yang lezat, seperti bibimbap, bulgogi, kimchi jjigae, dan tteokbokki. Pengunjung juga dapat mencicipi jajanan Korea yang populer, seperti hotteok, bungeoppang, dan patbingsu.

Tak hanya wisata kuliner, Little Seoul juga menawarkan berbagai kegiatan menarik lainnya. Pengunjung dapat mengikuti kelas menari K-Pop, belajar bahasa Korea, dan mencoba mengenakan pakaian tradisional Korea (hanbok). Bagi para penggemar K-Pop, Little Seoul adalah tempat yang tepat untuk mengabadikan momen berfoto ala idola mereka.

Menyelami Kearifan Lokal di Kampung Dago Pojok

Gambar dari Google

Di sisi lain, bagi para pecinta alam dan budaya lokal, Kampung Dago Pojok menawarkan pengalaman wisata yang berbeda. Terletak di kawasan Dago Atas, kampung ini terkenal dengan panorama alamnya yang indah dan kearifan lokalnya yang masih terjaga.

Kampung Dago Pojok dikelilingi oleh hamparan kebun teh yang hijau dan asri. Pengunjung dapat menikmati suasana pedesaan yang tenang dan damai, jauh dari hiruk pikuk kota. Berbagai kegiatan menarik dapat dilakukan di sini, seperti trekking, hiking, dan bersepeda.

Kampung ini juga terkenal dengan kearifan lokalnya yang masih terjaga. Pengunjung dapat belajar tentang budaya Sunda dan tradisi masyarakat setempat. Berbagai kegiatan budaya rutin diadakan di sini, seperti pertunjukan seni tradisional, festival budaya, dan workshop kerajinan tangan.

Salah satu daya tarik utama Kampung Dago Pojok adalah Rumah Adat Sunda yang masih berdiri kokoh. Rumah adat ini menjadi simbol kearifan lokal dan nilai-nilai budaya Sunda yang dijaga oleh masyarakat setempat. Pengunjung dapat belajar tentang sejarah dan filosofi Rumah Adat Sunda, serta mencoba mengenakan pakaian tradisional Sunda.

Dua Destinasi Baru, Satu Kesan Tak Terlupakan

Little Seoul dan Kampung Dago Pojok menjadi bukti bahwa Bandung selalu memiliki sesuatu yang baru untuk ditawarkan kepada para wisatawan. Perpaduan alam dan budaya yang unik di kedua destinasi ini menghadirkan pengalaman wisata yang tak terlupakan.

Bagi para pecinta Korea, Little Seoul adalah tempat yang tepat untuk merasakan atmosfer Seoul dan memuaskan rasa cinta mereka terhadap budaya Korea. Bagi para pecinta alam dan budaya lokal, Kampung Dago Pojok menawarkan ketenangan alam dan kearifan lokal yang menghangatkan hati.

Tips Wisata:

  • Little Seoul: Gunakan pakaian yang nyaman dan berwarna cerah untuk berfoto. Bawalah uang tunai untuk berbelanja di jajanan kaki lima.
  • Kampung Dago Pojok: Gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman untuk trekking. Bawalah air minum dan topi untuk melindungi diri dari panas matahari.
  • Waktu terbaik untuk berkunjung: Pagi hari atau sore hari untuk menghindari panas matahari.
  • Akomodasi: Berbagai pilihan hotel dan vila tersedia di sekitar Little Seoul dan Kampung Dago Pojok.
  • Transportasi: Taksi online dan angkutan umum readily available.

Ayo jelajahi pesona baru Bandung di Little Seoul dan Kampung Dago Pojok. Rasakan sensasi wisata yang tak terlupakan dengan perpaduan alam dan budaya yang memikat!


By: FNI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MUMUSO Braga Bandung: Destinasi Belanja Terbaru dengan Konsep Unik dan Produk Berkualitas

  Kondisi MUMUSO Braga (Sumber Pribadi) Bandung, 14 Juni 2024 – Kota Bandung kembali menambah daya tariknya dengan hadirnya MUMUSO, gerai retail internasional yang dikenal dengan konsep unik dan produk berkualitas. Bertempat di Braga City Walk, MUMUSO menawarkan pengalaman belanja yang menyenangkan dengan beragam produk mulai dari peralatan rumah tangga, kecantikan, hingga aksesoris yang modern, dan stylish MUMUSO, yang berasal dari Korea Selatan, telah membuka gerai barunya di jantung Kota Bandung, tepatnya di Braga City Walk. Dengan desain toko yang menarik dan suasana yang nyaman, MUMUSO Braga Bandung diharapkan menjadi destinasi belanja favorit bagi masyarakat Bandung dan wisatawan yang berkunjung. Gerai ini menawarkan berbagai macam produk berkualitas dengan harga yang terjangkau. Produk-produk yang dijual di MUMUSO mencakup peralatan rumah tangga, produk kecantikan, alat tulis, mainan, aksesoris, dan barang-barang elektronik kecil. Salah satu daya tarik utama dari MUMUSO a...

Serunya Berburu Tiramisusu Viral di Jalan Braga, Bandung Jawa Barat

  Bandung, 30 Maret 2024 – Tiada lain tiada bukan, siapa yang tidak mengenal oleh-oleh terkenal dari kota Kembang ini? Yap, Tiramisusu yang berada di salah satu jalan Braga, Bandung. Belakangan ini, keberadaan kuliner kekinian berbahan dasar coklat, tiramisu, dan susu tersebut tengah menjadi buah bibir di kalangan pecinta kuliner manis, Antrian panjang tak terelakkan setiap harinya, menjadi bukti akan popularitas Tiramisusu Braga yang kian melejit. Rahasia di balik keviralannya terletak pada perpaduan rasa yang unik dan tampilannya yang menarik. Perpaduan rasa coklat, tiramisu, dan susu menghasilkan sebuah sensasi rasa manis dan gurih yang memanjakan lidah. Ditambah dengan topping kekinian seperti oreo dan remahan coklat, Tiramisusu Braga menjadi hidangan penutup yang sempurna. Perbesar Foto:Snow Mountain (dok. Fanessa) Kepopuleran Tiramisusu Braga tak hanya menjadikannya sebagai jajanan kekinian favorit, tetapi juga destinasi kuliner baru di Kota Bandung. Kedai ini terletak di Jal...

Menelusuri Jejak Sejarah di Titik Nol Kilometer Stasiun Bandung: Warisan Kolonial yang Masih Berdiri Kokoh

  Bandung, 2 Mei 2024 – Di tengah hiruk pikuk Kota Kembang, berdiri megah Stasiun Bandung, saksi bisu perjalanan sejarah panjang kota ini. Di balik arsitekturnya yang menawan, terdapat kisah menarik tentang titik nol kilometer yang menjadi simbol awal penjelajahan di Jawa Barat. Dibangun pada tahun 1883, Stasiun Bandung awalnya dikenal sebagai Stasiun Andir. Dibangun atas prakarsa Andries Adrien De Clerq, seorang pengusaha Belanda, stasiun ini menjadi gerbang utama menuju Priangan Timur dan Jawa Barat. Seiring perkembangan zaman, nama stasiun ini diubah menjadi Stasiun Bandung pada tahun 1910. Di depan Stasiun Bandung, terdapat sebuah monumen kecil dengan tulisan "0 KM". Monumen ini menandakan titik nol kilometer jalur kereta api di Jawa Barat. Dari titik ini, terbentang rel kereta api yang menghubungkan berbagai kota di Jawa Barat, membuka akses perdagangan dan mempermudah mobilitas penduduk. Stasiun Bandung bukan hanya stasiun biasa. Di sini, terjalin kisah-kisah sejarah, ...